Syaiful M Maghsri :: Motivator Spiritual | Konsultan Cara Kaya | Cara Sukses| Mengatasi Masalah

Home artikel bioenergi Bapak Syaiful M. Maghsri Formulator, Konsultan & Master Ilmu Bioenergi

Bapak Syaiful M. Maghsri

Bapak Syaiful M. Magshri sebagai Penemu dan Formulator Ilmu Bioenergi – Konsultan Cara Sukses dan Cara Kaya. Juga Master ilmu Bioenergi serta Guru Manajemen Spiritual no.1 di Indonesia hadir di tengah masyarakat Indonesia untuk melayani Anda. Tidak Hanya mengajarkan ilmu bioenergi dan manfaatnya Bapak Syaiful M. Maghsri juga melayani KONSULTASI dan SOLUSI berbagai masalah hidup berbasis Manajemen Spiritual dengan Bioenergi.

Adapun pelayanan konsultasi Bapak Syaiful M. Magshri di Bioenergi Center meliputi berbagai hal yang berkaitan dengan permasalahan hidup manusia. Baik itu Konsultasi Kesehatan, Konsultasi Rumah Tangga, Konsultasi Bisnis dan Karier, Konsultasi Anak, Konsultasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia. Termasuk Solusi berbagai masalah hidup lainnya, baik untuk personal maupun perusahaan.

Apakah kini Anda sedang mengalami berbagai masalah seperti tersebut di bawah ini?

  • Punya penyakit dan sudah berobat kemana-mana tapi tak kunjung sembuh.
  • Sudah punya jabatan tapi hidup tidak pernah tenang.
  • Memiliki rumah dan mobil tapi hidup tidak bahagia dan banyak masalah.
  • mempunyai keluarga tapi suami/istri selingkuh.
  • Telah lama menikah tapi mengalami gangguan reproduksi dan belum dikaruniai keturunan.
  • Sudah punya anak tapi susah diatur dan membangkang.
  • Punya istri/suami tapi gagal membina rumah tangga.
  • Memiliki karier, jabatan atau bisnis tapi kurang lancar dan belum meningkat.
  • Ada bisnis namun terancam Bangkrut karena persaingan.
  • Memiliki Wajah cantik dan tampan tapi sulit mendapat jodoh dan kurang percaya diri.
  • Banyak uang tapi hidup banyak masalah& belum menemukan solusi pemecahannya.
  • Telah bekerja keras dan punya bisnis tapi memiliki banyak hutang.

Jika Anda mengalami satu atau lebih permasalahan yang tersebut diatas, Saatnya Anda memanfaatkan BIOENERGI untuk mengatasi berbagai masalah Anda. Konsultasikan kepada Bapak Syaiful M. Magshri dan dapatkan solusinya!

Apakah Ilmu Bioenergi Formulasi Bapak Syaiful M.Maghsri sejalan dengan agama?

Di zaman ini banyak kita temui metode yang menawarkan efektivitas kerjanya dalam mengatasi berbagai masalah hidup, termasuk menyembuhkan penyakit. Kita sudah seharusnya waspada dan dapat menyaring segala fenomena yang hadir agar tidak merugikan satu sama lain. Di kehidupan kita terdapat suatu ilmu yang bersifat Ilmiah,Alamiah dan Illahiah yang sering disebut dengan Bioenergi. Bioenergi menawarkan solusi hidup terbaik dari berbagai permasalahan yang sering kita hadapi. Sebagian orang mungkin akan melontarkan pertanyaan seperti ini, “Apa sih Bioenergi itu”? Bagi orang yang sedikit lebih tahu, mungkin akan melontarkan pernyataan yang bersifat sinis, “Halah, paling itu juga main dukun. Awas, jangan kasana, syirik itu”!

Baca Juga:  Menyikapi Cobaan Hidup Dengan Kecerdasan Bioenergi

Jika ada teori ilmu pengetahuan yang tidak sesuai dengan ajaran agama, tugas umat manusia adalah membuktikan bahwa teori tersebut tidak benar. Hal ini tentu akan menjadi sumber motivasi yang sangat kuat bagi kita untuk mengembangkan teori ilmu pengetahuan yang sejalan dengan ajaran agama. Dalam pandangan umum, Bioenergi sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran agama karena energinya secara langsung bersumber dari Allah. Kecerdasan Bioenergi meletakkan agama sebagai pedoman hidup. Sehingga akan membuktikan kebenaran-kebenaran hidup yang selama ini tidak kita sadari. Menurut Bapak Syaiful M. Maghsri, hasil pemanfaatan Bioenergi ini justru akan memperkuat keyakinan seseorang akan rahasia kehidupan yang sejalan dengan ajaran agama yang dianutnya.

Bioenergi merupakan hasil yang tak terelakkan dari proses evolusi, yaitu dorongan menuju kesempurnaan dengan memahami, merasakan, merefleksi serta membangkitkan inspirasi baru. Metode alamiah ini sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam. Ia ada dimana-mana, baik pada tumbuhan, binatang, alam sekitar, manusia bahkan pada benda mati sekali pun. Karena berasal dari Allah dan bersifat alami, Bioenergimemiliki sifat kecerdasan tersendiri bila dimanfaatkan untuk mencapai kebaikan hidup, baik secara fisik, emosional, mental, sosial, ekonomi maupun spiritual. Secara ilmiah,Bioenergi dapat menyusup ke dalam sistem tubuh makhluk hidup dan di setiap sudut di alam semesta.

***

Bapak Syaiful M. Maghsri sebagai Penemu dan Formulator Ilmu Bioenergi menuturkan bahwa Bioenergi merupakan tradisi spiritual yang bertujuan untuk mengembalikan kondisi hati, jiwa, pikiran maupun kesehatan yang terganggu. Setiap orang dapat mempelajarinya dengan mudah serta mempraktekkannya sesuai dengan jalur agamanya masing-masing karena tidak bertentangan dengan syariat aqidah. Jadi, Bioenergi merupakan seni menyadari hidup dimana sedikit kesadaran saja akan mengembalikan seseorang pada jalan yang benar untuk menjalankan kewajiban-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Praktek Ilmu Bioenergi yang diajarkan Master Ilmu Bioenergi Bapak Syaiful M. Maghsri

Praktik spiritual Bioenergi memiliki empat kerangka epistemologis yang membuktikan bahwa Bioenergi merupakan suatu ilmu yang sejalan dengan ajaran agama.

Pertama adalah yakin.

Bioenergi selalu menekankan bahwa kita harus memiliki keyakinan terhadap Tuhan, terhadap diri sendiri maupun terhadap apa yang kita lakukan. Yakinlah bahwa segalanya hanya akan berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan dan yakinlah pula bahwa yang kita lakukan sebagai ikhtiar penyembuhan atas penyakit yang kita derita. Dalam hal ini, langkah awal yang harus kita jalankan adalah proses pemuliaan hati, penataan ulang maksud hati dan penjernihan tujuan hidup. Hal ini tentunya sesuai dengan Firman Allah : “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu” (QS. Al-Baqarah 216). Ayat ini menegaskan bahwa kebanyakan manusia hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang berbagai hal yang ia hadapi di dunia ini. Seringkali kita berprasangka buruk terhadap suatu hal yang sebenarnya baik, begitu pun sebaliknya. Dari sini Allah mengingatkan agar manusia berhati-hati dalam melangkah dan menentukan sikap terhadap segala hal yang belum ia pahami dengan baik.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Kesulitan dan Cobaan Dari Tuhan

Kedua adalah niat.

Peranan niat dalam usaha penyembuhan tidak boleh diabaikan karena niat yang mantap (tanpa keraguan) akan menentukan hasil akhirnya. Dalam hal ini, niat berfungsi sebagai program awal. Segala amal perbuatan harus didasari oleh niat dan hasilnya ditentukan oleh kesungguhan niat. Niat memiliki hubungan yang erat dengan “keyakinan”, seperti Sabda Nabi Muhammad SAW berikut ini : “Sesungguhnya amal perbuatan itu harus disertai niat dan setiap orang akan mendapatkan balasan amal sesuai dengan niatnya. Barang siapa yang berhijrah hanya karena Allah dan rasul-Nya maka hijrahnya tersebut akan menuju kepada Allah dan rasul-Nya. Barang siapa berhijrah karena dunia yang ia harapkan atau karena wanita yang ingin ia nikahi maka hijrahnya tersebut menuju pada hal yang ia inginkan” (HR Abu Abdullah Muhammad bin Ismail al-Bukhari dan Abdul husein Muslim bin al-Hajajan Naisburi).

Ketiga adalah usaha.

Setelah memantapkan niat, jalankan niat tersebut dengan tindakan(action) sesuai dengan tujuan yang kita harapkan. Jangan terpengaruh oleh hal-hal yang berada di luar tujuan; tetaplah berada dalam jalur usaha kita seperti Firman Allah berikut ini : “Hai anak-anakku, pergilah kamu, carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya. Janganlah kamu berputus asa akan Rahmat Allah. Sesungguhnya jika kita tiada berputus asa akan rahmat Allah, kita bukanlah kaum yang kafir” (QS. Yusuf: 87). Ayat ini menegaskan perintah Allah agar kita selalu berusaha dan tidak berputus asa selama masih ada sesuatu yang bisa kita lakukan. Allah melarang seseorang berputus asa karena ini sama halnya dengan tidak mengakui Allah sebagai penguasa tunggal di alam ini. Atau dengan kata lain bahwa manusia tidak meyakini bahwa Allah mampu membalikkan keadaan apa pun seperti yang Ia kehendaki.

Baca Juga:  SYUKUR & RAJIN IBADAH KUNCI HIDUP BAHAGIA

Keempat adalah pasrah (tawakkal).

Sikap ini ditujukan terhadap apa yang Anda usahakan tanpa rasa ragu sedikit pun. Serahkan semuanya kepada Tuhan dan biarkan hasilnya hadir secara alamiah. Yakinlah bahwa sesungguhnya Tuhan telah mengatur segala hal yang akan memunculkan kebaikan-kebaikan dalam hidup. Bila kebaikan adalah hal yang kita harapkan, berpasrahlah kepada Tuhan agar kebaikan tersebut dapat kita raih di masa depan. Posisi hati seperti inilah yang disebut dengan sikap pasrah (tawakkal), seperti Firman Allah berikut ini : “Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal), yang tidak mati dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba Nya” (QS. Al-Forqon: 58). Ayat ini menegaskan bahwa setelah kita memiliki rasa yakin, niat kuat serta usaha keras maka langkah terakhir yang harus kita lakukan adalah bertawakkal kepada Allah. Disinilah manusia akan dipuji oleh-Nya sejauh keyakinan kita akan kekuasaan Allah.

Penjelasan di atas memberikan gambaran bahwa metode Bioenergi bukanlah suatu hal yang bertentangan dengan syar’i karena disini karena ilmunya selalu mengarahkan diri kita untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Setiap pemanfaatan dan penyaluran Bioenergi harus didahului dengan Doa kepada Allah dan dilanjutkan dengan dzikir secukupnya. Ketika manusia mulai menempuh jalan spiritual ini, ia akan merasakan dorongan yang besar untuk merasakan kekuatan alam di dalam dirinya. Selanjutnya, Bioenergi akan meyelaraskan dan mengharmoniskan kehidupan melalui proses pengisian wahana hidup Anda dengan energi spiritual sehingga Anda akan masuk ke alam kedamaian hati dan pikiran yang selaras dengan ajaran agama masing-masing.

SALAM SEHAT DAN SUKSES SELALU

Bagikan:

Artikel Terbaru

Cara Melunasi Hutang yang Menumpuk

Cara Melunasi hutang yang menumpuk – Mengambil keputusan berhutang biasanya dilakukan karena untuk memenuhi kebutuhan hidup. Baik untuk keperluan konsumsi, pendidikan, kondisi...